Remote Komputer dengan Unified Remote (Android)

Posted by Phuad | Thursday, March 08, 2012 | ,

unified remote
Posting kali ini aku akan membahas cara me-remote komputer, yaitu menggunakan aplikasi unified remote. Aplikasi android unified remote ini memungkinkan kita untuk mengontrol komputer dari perangkat android menggunakan koneksi WiFi atau bluetooth. Caranya sangat mudah sekali, cukup install aplikasi unified remote client pada perangkat android kita dan aplikasi unified remote server pada komputer.
Sejauh yang aku tau soal aplikasi remote komputer dengan handheld android, menurutku aplikasi ini yang paling bagus dibanding yang lainnya. Aplikasinya ringan namun fitur-fiturnya lengkap seperti mouse, keyboard, buat presentasi, file manager, media player dan lain-lain. Karena fungsi aplikasi ini untuk me-remote komputer tentu saja sisi keamanan perlu dilihat, nggak lucu kan kalau komputer kita malah di-remote oleh orang lain (hehehe). Tenang saja aplikasi ini sudah dilengkapi fitur penggunaan password yang dienkripsi 256-bit AES jadi tidak bisa sembarangan orang bisa akses.

read more

Membuat Aplikasi Website Launcher Untuk Blog Kita (Android)

Posted by Phuad | Wednesday, February 01, 2012 | ,

Dulu pernah sempet kepikiran, "Asik kali ya kalo kita punya aplikasi sendiri buat blog kita". Berangkat dari situlah akhirnya aku nyari-nyari referensi soal membuat website launcher buat android. Aplikasi ini semacam internet shortcut yang dibuka lewat browser, bukan native aplication. Awalnya sih bingung ini keywordnya apaan (haha), eh nemu juga ternyata dapetnya dari sini. Aku copas source codenya, maklum gak bisa bahasa android, thanks buat si empunya (hehehe).

Compilernya aku pake Netbeans dan setelah aku coba ternyata BERHASIL. Ini adalah contoh source code buat blogku :

read more

Membuat Input Tabel Dinamis (Javascript)

Posted by Phuad | Sunday, January 29, 2012 | ,

Javascript
Nguantuk, hoaaammsss....Lama juga nggak ngeblog lagi, saking lamanya aku gak tau ternyata tampilan dashboard berubah -_-" , kalo aku lihat data statistik postingku tahun kemaren cuma posting 3 artikel doang -_-". Ya biarlah, lagi sibuk kali ya....hahaha...

Kali ini mau bahas gimana cara membuat input tabel dinamis menggunakan javascript. Sebenernya gak tau nih judul bener atau nggak, bingung yang aku buat ini sesuai judul atau gak (nah bingung kan :p ). Tapi intinya gini, misal dalam suatu halaman ada sebuah form dan tabel, ketika form tersebut di submit maka value/nilai pada form tersebut masuk ke dalam tabel tanpa refresh halaman (bukan ajax :p ). Setelah value masuk kedalam tabel, kita akan men-submit lagi untuk diproses diserver.

Kalo kamu nggak percaya nih nih liat nih demonya #nyodorinlaptopkemuka :p. Kode script ini bukan murni punyaku, aku dapet dari sini dan yang satunya lupa dapet dari blog mana (wadoh), yang aku inget aku dapet dari blog luar negeri (smoaga gak nglanggar SOPA, hahaha).

read more

Pasport dan Dunia

Posted by Phuad | Thursday, September 15, 2011 |

Artikel ini lagi-lagi saya dapatkan dari salah satu teman saya. Tau nih anak sukanya ngirim-ngirim artikel lewat email, hahaha. Tapi biar aja deh, lumayan buat  nambah-nambahi posting-an, uda lama banget nggak nge-post lagi, selain itu artikelnya menarik sekali untuk dibaca. Artikel ini ditulis oleh bapak Rhenald Kasali, beliau adalah dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Berikut adalah tulisannya.

by Rhenald Kasali

Setiap saat mulai perkuliahan, saya selalu bertanya kepada mahasiswa berapa orang yang sudah memiliki pasport. Tidak mengherankan, ternyata hanya sekitar 5% yang mengangkat tangan. Ketika ditanya berapa yang sudah pernah naik pesawat, jawabannya melonjak tajam. Hampir 90% mahasiswa saya sudah pernah melihat awan dari atas. Ini berarti mayoritas anak-anak kita hanyalah pelancong lokal.

Maka, berbeda dengan kebanyakan dosen yang memberi tugas kertas berupa PR dan paper, di kelas-kelas yang saya asuh saya memulainya dengan memberi tugas mengurus pasport. Setiap mahasiswa harus memiliki "surat ijin memasuki dunia global.". Tanpa pasport manusia akan kesepian, cupet, terkurung dalam kesempitan, menjadi pemimpin yang steril. Dua minggu kemudian, mahasiswa sudah bisa berbangga karena punya pasport.


Setelah itu mereka bertanya lagi, untuk apa pasport ini? Saya katakan, pergilah keluar negeri yang tak berbahasa Melayu. Tidak boleh ke Malaysia, Singapura, Timor Leste atau Brunei Darussalam. Pergilah sejauh yang mampu dan bisa dijangkau.

"Uang untuk beli tiketnya bagaimana, pak?"

Saya katakan saya tidak tahu. Dalam hidup ini, setahu saya hanya orang bodohlah yang selalu memulai pertanyaan hidup, apalagi memulai misi kehidupan dan tujuannya dari uang. Dan begitu seorang pemula bertanya uangnya dari mana, maka ia akan terbelenggu oleh constraint. Dan hampir pasti jawabannya hanyalah tidak ada uang, tidak bisa, dan tidak mungkin.

read more